Maju Terus dan Sukses selalu.... Semangat, terus belajar dan belajar dan gapai cita2 dengan tangguh serta tabah......
Monday, February 24, 2014
Thursday, February 6, 2014
Panas Dahaga
ketika dahaga....panas membara....
letih lesu..kurang gairah....
cepat nikmatie..minuman berikut...
pazti kita akan menjawab....hemmmmmmmmmmmmmmmm
suegerrrrrr ger ger ger..........muantara tatatabbbbb.....
maknyossssss....
letih lesu..kurang gairah....
cepat nikmatie..minuman berikut...
pazti kita akan menjawab....hemmmmmmmmmmmmmmmm
suegerrrrrr ger ger ger..........muantara tatatabbbbb.....
maknyossssss....
~~~~~~~LENTERA WAKTU~~~~~~~ ~~~~~~CEMERLANG KEMILAU~~~~~
~~~~~~~LENTERA WAKTU~~~~~~~
~~~~~~CEMERLANG KEMILAU~~~~~
Seditik waktu yang bersinar berikan harapan yang
sempurna....
sedetik waktu mampu mengubah segalanx....
sedetik waktu mampu memberikan penghidupan.......
sedetik waktu mampu mengakhiri putaran kehidupan...
sedetik waktu mampu memberikan hal yang sempurna...
sedetik waktu mampu menghilangkan semuanx....
sedetik waktu mampu menghancurkan segalanx...
tetapi dengan sedetik waktu mampu merubah segalanx.......
jadi baik atau buruknx tergantung sedikit waktu yang
ada....diberi perlakuan yang diberikan............
by Ka Imam Ulil Albab
'n
By Mas Imam Supiyan, S.Pd.I
Tuesday, January 28, 2014
Singkong
Singkong adalah nama lokal di kawasan Jawa Barat untuk tanaman ini. Nama "ubi kayu" dan "ketela pohon" dipakai dalam bahasa Melayu secara luas. Nama "ketela" secara etimologi berasal dari kata "castilla" (dibaca "kastilya"), karena tanaman ini dibawa oleh orang Portugis dan Castilla (Spanyol). Dalam bahasa lokal, bahasa Jawa menyebutnya pohung, bahasa Sangihe bungkahe, bahasa Tolitoli kasubi, dan bahasa Sunda sampeu.
Ketela pohon, ubi kayu, atau singkong (Manihot utilissima) adalah perdu tahunan tropika dan subtropika dari suku Euphorbiaceae. Umbinya dikenal luas sebagai makanan pokok penghasil karbohidrat dan daunnya sebagai sayuran. Perdu,
bisa mencapai 7 meter tinggi, dengan cabang agak jarang. Akar tunggang
dengan sejumlah akar cabang yang kemudian membesar menjadi umbi akar yang dapat dimakan. Ukuran umbi rata-rata bergaris tengah 2-3 cm dan panjang 50-80 cm, tergantung dari klon/kultivar.
Bagian dalam umbinya berwarna putih atau kekuning-kuningan. Umbi
singkong tidak tahan simpan meskipun ditempatkan di lemari pendingin.
Gejala kerusakan ditandai dengan keluarnya warna biru gelap akibat
terbentuknya asam sianida yang bersifat meracun bagi manusia. Umbi ketela pohon merupakan sumber energi yang kaya karbohidrat namun sangat miskin protein. Sumber protein yang bagus justru terdapat pada daun singkong karena mengandung asam amino metionina.
Manihot esculenta pertama kali dikenal di Amerika Selatan kemudian dikembangkan pada masa prasejarah di Brasil dan Paraguay. Bentuk-bentuk modern dari spesies yang telah dibudidayakan dapat ditemukan bertumbuh liar di Brasil selatan. Meskipun spesies Manihot yang liar ada banyak, semua kultivar M. esculenta dapat dibudidayakan. Produksi singkong dunia diperkirakan mencapai 184 juta ton pada tahun
2002. Sebagian besar produksi dihasilkan di Afrika 99,1 juta ton dan
33,2 juta ton di Amerika Latin dan Kepulauan Karibia. Singkong ditanam secara komersial di wilayah Indonesia (waktu itu Hindia Belanda) pada sekitar tahun 1810[1], setelah sebelumnya diperkenalkan orang Portugis pada abad ke-16 ke Nusantara dari Brasil.
Umbi singkong dapat dimakan mentah. Kandungan utamanya adalah pati dengan sedikit glukosa sehingga rasanya sedikit manis. Pada keadaan tertentu, terutama bila teroksidasi, akan terbentuk glukosida racun yang selanjutnya membentuk asam sianida
(HCN). Sianida ini akan memberikan rasa pahit. Umbi yang rasanya manis
menghasilkan paling sedikit 20 mg HCN per kilogram umbi segar, dan 50
kali lebih banyak pada umbi yang rasanya pahit. Proses pemasakan dapat
secara efektif menurunkan kadar racun.
Dimasak dengan berbagai cara, singkong banyak digunakan pada berbagai
macam masakan. Direbus untuk menggantikan kentang, dan pelengkap
masakan. Tepung singkong dapat digunakan untuk mengganti tepung gandum,
baik untuk pengidap alergi.
- Kalori 121 kal
- Air 62,50 gram
- Fosfor 40,00 gram
- Karbohidrat 34,00 gram
- Kalsium 33,00 miligram
- Vitamin C 30,00 miligram
- Protein 1,20 gram
- Besi 0,70 miligram
- Lemak 0,30 gram
Monday, January 27, 2014
Makna Memayu Hayuning Bawono
Secara harfiah kata tersebut berasal dari bahasa jawa
kawi atau jawa kuno secara terpotong adalah Memayu = mengayomi / melindungi /
menjaga, Hayuning ( Rahayuning ) = kelestarian , Bawono / buana = bumi / dunia
. Dan bisa diartikan Menjaga Kelestarian bumi, nenek
moyang bangsa indonesia terbukti sebagai salah satu umat yang memiliki
peradaban yang sangat tinggi dengan memiliki kesadaran bahwa saat kita menjaga
kelestarian alam atau bumi ini maka akan mendapat ketenteraman dalam menjalani
kehidupan tanpa ada ketimpangan apapun.
Bila kita menjaga alam ini maka alam akan menjaga kita
sebaliknya bila kita menyia nyiakan alam ini maka kita akan disia-siakan oleh
alam, bencana akan selalu menghantui senantiasa dalam kehidupan manusia. suatu imbal balik yang seimbang karena alam memerlukan
keseimbangan dimana saat kita merawat dan tidak merusak isi alam maka akan
sangat mudah kita dalam mendapatkan apa yang kita perlukan dari alam. Konsep melindungi alam dalam kemasyarakatan bangsa
indonesia lebih tua dari green peace ( badan perlindungan alam dunia ), serta
konsep Ke-Khalifahan yang diajarkan nabi Muhammad SAW yang selalu menyerukan
manusia sebagai pengelolah bumi ini sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna.
Sudah saatnya kita sadar dan bergerak dari diri
sendiri untuk memberikan sumbangsih kepada alam yang telah memberikan setia
kebutuhan hidup kita, tidak adil jika kita hanya mengeruk apa yang ada diisi
bumi ini dan kita tidak menjaga kelestarian dan keseimbangan alam
" Alam bukan warisan nenek moyang tapi titipan
dari anak cucu kita"
Sumber : http://pshttegaldlimo.webs.com/keshan.htm
Sumber : http://pshttegaldlimo.webs.com/keshan.htm
Makna Lambang Bunga Terate di PSHT
Bunga Terate....mengapa organisasi PSHT menggunakan lambang bunga tersebut ? kenapa tidak menggunakan mawar yang
melambangkan kasih sayang seperti semboyan kita? kenapa tidak
menggunakan bunga melati yang merupakan puspa bangsa ? atau bunga
anggrek ?
Terate sendiri memiliki
nilai historis yang legendaris, selain merupakan suatu bunga yang
memiliki nilai spiritual tersendiri, semisal di agama budha atau hindu
yang merupakan salah satu alas dari pada para dewa dan para budha.
Terate juga dikenal sebagai lambang sebuah kejayaan dan kemakmuran.
Terate melambangkan ketenangan dan kewibawaan. dan dijaman dahulu para
raja memakan biji bungan terate terutama terate merah sebagai pengganti
beras. 
Itu adalah sekilas dari pada
histori dari terate, dan bagaimana pandangan terate di Organisasi
Persaudaraan Setia Hati Terate ? bunga terate melambangkan sebuah
keistimewaan atas warga SH terate sendiri. terate hidup dalam kubangan
lumpur atau telaga kotor, tapi walau dalam kubangan lumpur ata telaga
kotor terate tetap memekarkan bunga yang cantik. apa yang kita pelajari
untuk kehidupan ini . walaupun kita hidup ditengah lingkungan yang tidak
baik maka kita senantiasa diharapkan bisa mempercantik keadaan tersebut
sebagai mana bunga terate mengindahkan kubangan lumpur atau telaga
kotor. tidak terbawa arus globalisasi tapi juga tidak menutup diri akan
perubahan yang berarti serta dapat membawa diri untuk mengindahkan yang
lain dengan budi yang luhur.
Tetapi
bunga terate tidak harum,kenapa harus menggunakan bunga yang tidak harum
? kenapa tidak bunga mawar atau melati yang tidak kalah bagus dan
cantik serta memiliki bau yang sedap ? . Keikhlasan itulah jawabannya,
kenapa ? bunga terate indah . Bunga terate menghidahkan suasana sekitar
tapi tidak pernah meninggalkan bekas berupa keharuman tapi sesuatu yang
mengesankan, diingat sesalu oleh yang memandang. Begitu juga kita kita
tidak boleh mengharap pujian atau bekas saat melakukan kebaikan. Bila
kita melakukan susatu tapi masih mengharapkan bekas , maka sia sia kita
melakukan hal tersebut karena tidak memiliki dasar dari keikhlasan.Sumber : http://pshttegaldlimo.webs.com/keshan.htm
Thursday, January 23, 2014
KOMPAS SEBAGAI ALAT UNTUK MENENTUKAN ARAH UTARA
Kompas adalah alat navigasi untuk menentukan arah berupa sebuah panah penunjuk magnetis yang bebas menyelaraskan dirinya dengan medan magnet bumi secara akurat. Kompas memberikan rujukan arah tertentu, sehingga sangat membantu dalam bidang navigasi. Arah mata angin yang ditunjuknya adalah utara, selatan, timur, dan barat. Apabila digunakan bersama-sama dengan jam dan sekstan,
maka kompas akan lebih akurat dalam menunjukkan arah. Alat ini membantu
perkembangan perdagangan maritim dengan membuat perjalanan jauh lebih
aman dan efisien dibandingkan saat manusia masih berpedoman pada
kedudukan bintang untuk menentukan arah.
Penemuan bahwa jarum magnetik selalu mengarah ke utara dan selatan terjadi di Cina dan diuraikan dalam buku Loven Heng.
Di abad kesembilan, orang Cina telah mengembangkan kompas berupa jarum
yang mengambang dan jarum yang berputar.Pelaut Persia memperoleh kompas
dari orang Cina dan kemudian memperdagangkannya. Tetapi baru pada tahun
1877 orang Inggris, William Thomson, 1st Baron Kelvin(Lord Kelvin)
membuat kompas yang dapat diterima oleh semua negara. Dengan memperbaiki
kesalahan-kesalahan yang timbul dari deviasi magnetik karena
meningkatnya penggunaan besi dalam arsitektur kapal.
Alat apa pun yang memiliki batang atau jarum magnetis yang bebas bergerak menunjuk arah utara magnetis dari magnetosfer sebuah planet sudah bisa dianggap sebagai kompas. Kompas jam adalah kompas yang dilengkapi dengan jam matahari. Kompas variasi adalah alat khusus berstruktur rapuh yang digunakan dengan cara mengamati variasi pergerakan jarum. Girokompas digunakan untuk menentukan utara sejati.
Lokasi magnet di Kutub Utara selalu bergeser dari masa ke masa. Penelitian terakhir yang dilakukan oleh The Geological Survey of Canada melaporkan bahwa posisi magnet ini bergerak kira-kira 40 km per tahun ke arah barat laut.
Kompas dibedakan menjadi dua jenis, yaitu kompas analog dan kompas digital. Kompas analog adalah kompas yang biasa kita lihat dalam kehidupan
sehari-hari. Misalnya saja kompas yang dipakai ketika acara pramuka.
Sedangkan kompas digital merupakan kompas yang telah menggunakan proses
digitalisasi. Dengan kata lain cara kerja kompas ini menggunakan
komputerisasi. Diciptakannya kompas digital bertujuan untuk melengkapi kebutuhan robotika yang semakin canggih. Dunia robotika ini sangat membutuhkan alat navigasi
yang efektif dan efisien. Sementara itu alat sistem navigasi yang
tersedia di pasaran harganya mahal. Sedangkan kompas sendiri merupakan
sebuah alat sistem navigasi yang efektif dengan harga lebih murah. oleh
karena itu kompas digital diharapkan bisa mensubstitusi alat sistem
navigasi pada robot. Kompas-kompas digital yang ada di pasaran banyak macamnya. Di
antaranya yaitu CMPS03 Magnetic Compass buatan Devantech Ltd. CMPS03
yang berukuran 4 x 4 cm ini menggunakan sensor medan magnet Philips
KMZ51 yang cukup sensitif untuk mendeteksi medan magnet bumi. Kompas
digital ini cukup supplai tegangan sebesar 5 Vdc dengan konsumsi arus
15mA. Pada CMPS03, arah mata angin dibagi dalam bentuk derajat yaitu :
Utara (0), Timur (90), Selatan (180) dan Barat (270). Ada dua cara untuk menperoleh informasi arah dari kompas digital ini
yaitu dengan membaca sinyal PWM (Pulse Width Modulation) pada pin 4 atau
dengan membaca data interface I2C pada pin 2 dan 3. Sinyal PWM adalah
sebuah sinyal yang telah dimodulasi lebar pulsanya. Pada CMPS03, lebar
pulsa positif merepresentasikan sudut arah. Lebar pulsa bervariasi
antara 1mS (00) sampai 36.99mS (359.90). Dengan kata lain lebar pulsa
berubah sebesar 100uS setiap derajatnya. Sinyal
akan low selama 65mS di antara pulsa, sehingga total periodanya adalah
65mS + lebar pulsa positif (antara 66mS sampai 102mS). Pulsa tersebut
dihasilkan oleh timer 16 bit di dalam prosesornya, yang memberikan
resolusi 1uS.Selain PWM, CMPS03 juga dilengkapi dengan interface I2C yang dapat
digunakan untuk membaca data arah dalam bentuk data serial. Pada mode 8
bit, arah utara ditunjukkan dengan data 255 dengan resolusi 1,40625
derajat/bit. Pada mode 16 bit, arah utara ditunjukkan dengan data 65535 sehingga resolusinya menjadi 0,0055 derajat/bit.
Dari berbagai macam kompas digital di atas dapat diketahui bahwa
kompas digital CMPS03 merupakan kompas digital yang paling bagus.
Walaupun kompas ini paling bagus karena gambarannya bisa ditampilkan
dalam layar LCD karakter, namun kompas ini tidak bisa digunakan oleh
semua jenis robot. Hal ini dikarenakan setiap robot mempunyai kebutuhan
atas sistem navigasi berupa kompas digital yang beda antar robot satu
dengan robot lainnya. Ada kemungkinan jenis robot A membutuhkan kompas
digital jenis B, dan ada kemungkinan bahwa kompas satu tidak bisa
tersubstitusikan oleh kompas lainnya.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Kompas
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)






